Pages

Saturday, 7 July 2018

Pengalaman dengan Data Warehouse

Assalamu’alaikum...

Selamat pagi..siang..sore..malam.. biar adil buat yang baca sesuai kondisi waktunya.. Apa kabar nih temen-temen... Semoga selalu dalam keadaan sehat, bahagia dan ceria selalu yaaa.. aamiin.. 

Posting kali ini mau saya isi cerita tentang pengalaman pribadi saya membangun dan menggunakan Data Warehouse.. tapi masih skala kecil yaaa.. namanya juga masih belajar :D. Temen-temen pasti udah pada tau dan sering dengar mengenai Data Warehose. 

Okee.. sebelum kita membahas tentang pengalaman saya membangun Data Warehouse untuk pembuatan Dashboard Management, temen-temen perlu tau dulu nih apa sih Data Warehouse itu serta istilah-istilah yang ada dalam Data Warehouse. Oke langsung lanjut aja ke pembahasan ... 

Berikut adalah pengertian serta istilah-istilah yang berkaitan dengan Data Warehouse yang diambil dari berbagai sumber : 

 1. Data Warehouse




 Terdapat beberapa pengertian data warehouse menurut para ahli seperti berikut ini:
 • Menurut Ralph Kimbali, data warehouse adalah suatu sistem yang mengekstrak, melakukan pembersihan, menyesuaikan diri serta mengirimkan sumber data pada suatu data penyimpanan dimensional dan selanjutnya memberi dukungan pada implementasi query serta analisa dalam rangka pengambilan keputusan. 

• Menurut Vivek Gupta (System Services Group, 1997), pengertian data warehouse adalah sistem yang terstruktur dan berskala besar yang berguna untuk menganalisa data statis yang sudah ditransformasikan dari berbagai aplikasi sumber asalnya supaya sesuai dengan struktur bisnis, terkumpul dalam jangka waktu lama, direprentasikan pada terminologi bisnis serta terpadu agar kudah dalam menganalisa. 

• Menurut Elmasri & Navathe (2004), data warehouse adalah kumpulan yang beraal dari informasi yang memiliki keunggulan yang sama (sama baiknya). Data warehouse memiliki perbedaan utama dalam karakteristik yang lebih menekankan pada aplikasi pendukung keputusan. Definisi ini menganggap bahwa data warehouse mempunyai karakteristik yang tidak sama dengan sistem pendukung operasional yang lain. 

• Bill Inmon (1996), menyatakan bahwa data warehouse merupakan dasar dari proses pengambilan keputusan. Bill Inmon disebut-sebut sebagai Bapak Data Warehouse. 

• Poe (1996) menyatakan bahwa data warehouse merupakan basis data analisa yang hanya bisa dibaca serta dipergunakan sebagai bahan pada sistem pendukung keputusan. Pemikiran Poe sejalan dengan Bill Inmon yang memandang bahwa data warehouse sebagai dasar pada sistem pengambilan keputusan. 

• Eckerson, Wayne W menyatakan bahwa data warehouse merupakan penempatan data yang sudah diuraikan yang beraal dari database operasional, eksternal serta database lain dari organisasi. 

• Malik, Shadan (2005), menyatakan bahwa data warehouse merupakan tempat penyimpanan data historikal yang diorganisasikan berdasarkan pada subyek untuk pengambilan keputusan pada organisasi. Data warehouse mem-fasilitasi pada kegiatan, antara lain Data Mining dan mendukung pengambilan keputusan. 

 2. Konsep dasar Data Warehouse

                                  

Berikut adalah kesimpulan yang saya tarik dari beberapa sumber mengenai konsep Data Warehouse : 

• Data-data yang berorientasi pada subyek, mempunyai dimensi waktu, terintegrasi, dan merupakan koleksi lengkap, yang dipergunakan dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh para manager pada tiap-tiap jenjang. Terutama jenjang manager dengan peringkat yang tinggi. 

• Pusat repousitori informasi yang dapat memberikan database yang berorientasi pada subyek bagi informasi yang bersifat historis yang memberi dukungan Decision Support System (DSS) serta Executive Information System (EIS). 

• Merupakan data yang didapatkan dari proses yang mana sebuah organisasi mengekstraksi makna dari aset informasi yang dimiliki. Data warehouse merupakan penemuan baru dalam bidang teknologi informasi. Dimulai sekitar 15 tahun lalu konsep data warehouse terus berkembang secara pesat sehingga konsep ini merupakan konsep yang paling banyak diperbincangkan oleh para ahli. 

• Adalah salinan dari transaksi data yang terstruktur secara spesifik pada query serta analisa. 

• Merupakan salinan dari transaksi data yang terstruktur secara spesifik pada query serta laporan. 

 3. Data Mart 

Data mart adalah sub bagian dari data warehouse yang mendukung pembuatan laporan dan analisa data pada suatu unit, bagian atau operasi pada suatu perusahaan. Data mart merupakan fasilitas penyimpan data yang berorientasi pada Subject tertentu atau berorientasi pada department tertentu seperti sales, marketing, operation atau collection. Sehingga satu organisasi bisa memiliki lebih dari satu data mart. Data mart pada umumnya di organisasikan sebagai suatu dimensional model, seperti Star-Schema (OLAP cube) yang tersusun dari sebuah tabel fact dan beberapa tabel dimension. Berikut merupakan gambaran mengenai data warehouse yang berisi sub bagian data mart.
                                     
Dalam melakukan Data Mart, terdapat 2 buah proses, yaitu: 

a. ETL (Extration, Transformation, Loading)

ETL (Extration, Transformation, Loading) merupakan proses pengolahan data pada data mart, dimana data akan di ekstrak, kemudian diambil bagian-bagian data yang penting, selanjutnya digudangkan di data warehouse, kemudian data diubah transformasinya, diubah formatnya, barulah data diteruskan ke user. 


 b. ELT (Extration, Loading, Transformation)

ELT (Extration, Loading, Transformation) merupakan proses pengolahan data pada data mart, dimana cara kerjanya hamper sama seperti ETL, hanya saja pada ELT data yang telah di ekstrak akan disimpan pada data warehouse terlebihdahulu, barulah data ditransformasi. 

4. OLTP (Online Transaction Processing) 

OLTP (Online Transaction Processing) Merupakan suatu aplikasi atau program yang digunakan dalam operasional perusahaan sehari-hari seperti melakukan insert (memasukan data), update(mengubah data) dan delete (menghapus data) berbagai macam data, seperti penjualan, pembelian, produksi dan lain sebagainya. OLTP bertujuan untuk memproses suatu transaksi secara langsung melalui komputer yang tergabung didalam jaringan. Misalnya OLTP biasa digunakan pada sebuah supermarket, kasir menggunakan mesin dalam proses transaksinya dapat langsung memasukan data kedalam aplikasi yang terhubung didalam jaringan. Berdasarkan datanya, OLTP menggunakan data asli dan dapat di update setiap saat. OLTP biasanya memiliki ukuran yang relatif kecil seperti data pada suatu database. Karakteristik OLTP umumnya memiliki banyak user yang dapat mengakses data secara bersamaan, user tersebut bisa melakukan creating, updating, retrieving untuk setiap record data, OLTP sangat optimal untuk updating data. 

5. OLAP (OnLine Analytical Processing) 

OLAP (OnLine Analytical Processing) merupakan metode pendekatan untuk menyajikan jawaban dari permintaan proses analisis yang bersifat dimensional secara cepat, yaitu desain dari aplikasi dan teknologi yang dapat mengoleksi, menyimpan, memanipulasi suatu data multidimensi untuk tujuan analis. OLAP adalah bagian dari kategori yang lebih global dari pemikiran bisnis, yang merangkum hubungan antara pelaporan dan penggalian data. Aplikasi khusus dari OLAP yaitu pelaporan bisnis untuk penjualan, pemasaran, manajemen pelaporan, manajemen proses bisnis, penganggaran dan peramalan, laporan keuangan dan bidang-bidang yang serupa. Beberapa tujuan OLAP yakni menggunakan informasi dalam sebuah data warehouse dalam memandu keputusan-keputusan yang strategis. Contoh dari perangkat lunak OLAP yaitu Express Server (Oracle), PowerPlay (Cognos Software), dsb.


Bagan Proses Dalam membangun Data Warehouse



Bagan diatas merupakan bagan proses pengolahan data menjadi informasi, terdapat beberapa sumber data (source) seperti dokumen, database, file, aplikasi yang adalah hasil dari proses OLTP yaitu data yang tersimpan setelah melakukan insert, update, dan delete data. Sumber data tersebut akan diintegrasikan dan akan diteruskan menggunakan proses ETL ataupun ELT, kemudian disimpan pada data warehouse. Setiap data pada data warehouse dilengkapi oleh metadata. Metadata adalah tempat penyimpanan data dari sebuah data yang dikumpulkan menjadi sebuah informasi mengenai data tersebut seperti atribut, panjang field, tipe field, dan tanggal. Selanjutnya informasi akan ditampilkan, kemudian OLAP Engine akan melakukan analisis terhadap data yang telah tersimpan pada data warehouse. Pada akhirnya informasi akan ditampilkan sesuai dengan yang diinginkan user.

Thursday, 16 November 2017

Cara Menampilkan Data Dari Database ke Combo Box

Selamat sore... enaknya sore2 gini berbagi nih, mumpung lagi ga ada kerjaan :D, kali ini kita akan membahas tentang Cara Menampilkan Data Dari Database ke Combo Box. dengan cara membuat sebuah antar muka aplikasi berbasis web, dengan sebuah combo box yang akan menampilkan list data dari database. Hmmm…enak nya pakai studi kasus aja nih, biar lebih greget ... Oye ?

Studi Kasus :
Terlebih dahulu kita bahas sejenak proses pembuatan combo box dengan php (Sebelum menginjak ke studi kasus menggunakan database), dengan list / option yang sudah kita tentukan sendiri (Tidak berasal dari database).
Contoh Code:
<select name="pilihan">
<option value="belum milih" selected>-Silahkan Pilih Buah Kesukaan Anda-</option>
<option value="apel">Apel</option>
<option value="mangga">Mangga</option>
<option value="jeruk">Jeruk</option>
<option value="melon">Melon</option>
</select>

Hasil:


Selanjutnya kita buat combo box dengan pilihan list / option yang berasal dari database MySQL. Studi kasus : Disini saya memiliki database atau basis data  Jenis Dokumen, kemudian kita tampilkan data  Jenis Dokumen tersebut ke combo box pada halaman website yang akan kita buat.
Sederhana saja sih studi kasus nya, namanya juga contoh….hehehe. Let’s Go :

Berikut Struktur Databasenya: 

Sebagai Contoh Saya Isikan data di tabel tersebut:


Buat Koneksi Ke Database yang sudah kalian Buat:
<?php
mysql_connect("localhost","root","");
mysql_select_db("kms");
?>

Code Menampilkan Jenis Dokumen ke Combo Box:
<?php
include "koneksi.php";
?>
<select data-placeholder="Your Favorite Type of Bear" name="jenis_dok" class="" tabindex="7">
<?php
$query = "select * from jendok";
$hasil = mysql_query($query);
echo "<option>$r[k_jendok]</option>";
while ($qtabel = mysql_fetch_assoc($hasil))
{
echo '<option value="'.$qtabel['k_jendok'].'">'.$qtabel['k_jendok'].' - '.$qtabel['n_jendok'].'</option>';    
}
?>
</select>

Hasil :

Demikian yang dapat saya sampaikan untuk Cara Menampilkan Data Dari Database ke Combo Box. Begitu mudahnya Menampilkan data dari database MySQL yang diberikan oleh intiptopik.blogspot.co.id hari ini, semoga dapat membantu anda, terima kasih dan mari berbagi informasi yang bermanfaat.

Wednesday, 15 November 2017

Cara Membuat Blog Di Blogspot Dengan Cepat dan Mudah

kali ini kita akan membahas Cara Membuat Blog Dengan Cepat dan Mudah blog di blogger.com, sebelum kita membuat blog di blogspot sebaiknya anda membuat terlebih dahulu email di Gmail karena akun untuk masuk di blogger menggunakan akun Gmail yang kita miliki, jika anda sudah mempunyai akun Gmail maka anda dapat langsung membuat blog di blogspot dengan beberapa langkah yang Kaka berikan di bawah:

1. Terlebih dahulu kita membuka website  website www.blogger.com, lalu masukan data email dan password akun Gmail anda. Setelah anda Login ke Blogger maka tampilannya sebagai berikut:



2. Kemudian anda klik new blog/buat blog untuk memulainya.



3. Lalu akan mrncul sebuah Box, kita di minta untuk mengisi data-data yang ada. diantaranya judul, alamat blog seperti intiptopik.blogspot.co.id, dan memilih tema yang sudah di sediakan oleh blogspot.


4. Lalu Klik Buat Blog/Creat Blog dan tunggu sebentar sampai blogger selesai membuat blog kamu.



Demikian yang dapat saya sampaikan untuk Cara Membuat Blog Dengan Cepat dan Mudah. Begitu mudahnya membuat blog di blogspot hanya dengan akun Gmail anda dapat membuat blog di Blogspot, mungkin hanya itu saja posting Cara Membuat Blog Dengan Cepat dan Mudah dari intiptopik.blogspot.co.id hari ini, semoga dapat membantu anda untuk Membuat Blog Di Blogspot, terima kasih dan mari berbagi informasi yang bermanfaat.




Sunday, 6 September 2015

Setting Mikrotik RB750 via Winbox

Tutorial Cara Setting Mikrotik RB750 via Winbox



Tutorial Cara Setting Mikrotik RB750 via Winbox - Mikrotik RB750 adalah salah satu jenis RouterBoard Mikrotik yang paling banyak digunakan karena harganya yang murah meriah. Mikrotik RB 750 memiliki 5 buah port ethernet 10/100, dengan prosesor baru Atheros 400MHz dan sudah termasuk dengan lisensi level 4. Sayangnya RB750 tidak memiliki interface Wireless, sehingga tidak dapat langsung digunakan untuk membuat wireless Hotspot. Agar dapat membuat wireless Hotspot perlu ditambahkan perangkat tambahan sebagai Access Point.

Oke, kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas tengang Tutorial Cara Setting Mikrotik RB750 via Winbox dari awal. Tutorial ini dikhususkan bagi anda yang baru menggunakan Mikrotik RB750 ini (newbie). Oke mari kita Belajar Mikrotik RB750 bersama.




Cara Mengakses Mikrotik RB750
Silakan nyalakan Mikrotik RB750 nya, hubungkan port ether 1 ke PC menggunakan kabel UTP straight. Jika beru pertama kali dinyalakan maka konfigurasi default IP address ether 1 nya adalah 192.168.88.1. Silakan anda ganti IP address ethernet PC anda ke 192.168.88.2. Kalau sudah anda bisa mengakses mikrotik dengan Winbox, putty, telnet, atau webfig. Caranya silakan anda baca artikel ini 4 cara dalam mengakses Mikrotik. Namun saya sarankan anda menggunakan Winbox untuk mengakses Mikrotik RB750 nya agar lebih mudah. Silakan anda Download Winbox Mikrotik disini.

Namun jika anda ingin mencoba mengakses Mikrotik RB750 nya menggunakan basis text, misal menggunakan ssh (putty) atau telnet anda bisa mempelajari perintah dasar yang sering digunakan di Mikrotik disini Kumpulan Perintah-perintah Dasar Mikrotik RouterOS.


Setting Mikrotik RB750 untuk Internet Speedy

Berikut ini adalah cara Setting Mikrotik RB750 dengan koneksi Internet Speedy. Disini dial ke Speedy nya langsung dari Mikrotik, tidak menggunakan modem ADSL.
1. Silakan set Modem ADSL anda ke mode ‘BRIDGE’, jadi kalo masih mode ‘PPPoE’ silahkan di ‘RESET’ modemnya &amp; setting ulang.

2. Reset juga  Mikrotik RB750 nya bila masih baru atau menggunakan setting default bawaan Mikrotik. Caranya :
- Pada Winbox Pilih Menu System --&gt; Reset Configuration --&gt; Reset Configuration



- Reboot Mikrotik

3. Selanjutnya, kita mulai dengan Log In Winbox dan memilih Mac Address (Jangan IP Address) untuk koneksi ke Mikrotik.

4. Ganti nama Interface nya
Pada Winbox Pilih Menu Interface
Klik [+] klik 2x ether1 Name=Speedy
Klik [+] klik 2x ether2 Name=Lokal

5. Ganti IP Address Mikrotik
Pada Winbox Pilih Menu New Terminal, ketik :

/ip address
Copy-Paste kode berikut :
add address=192.168.0.1/24 network=192.168.0.0 broadcast=192.168.0.255 interface=Lokal
add address=192.168.1.2/24 network=192.168.1.0 broadcast=192.168.1.255 interface=Speedy

6. Menambahkan PPP – PPPoE Client
Pada Winbox Pilih Menu PPP – klik [+] - PPPoE Client
Tab General Name=pppoe-speedy1 Interfaces=Speedy
Tab Dial Out Service=internet User= ****01***2**@telkom.net (Username Speedy Anda) Password=(Password Speedy Anda) Profile=Default Checklist pada Pilih Menuan ‘Add Default Route &amp; User Peer DNS’, Pilih Menuan Allow Checklist semua, OK.

7. Menambahkan DNS
Pada Winbox Pilih Menu IP --&gt; DNS --&gt; Setting
Bila DNS Server  sudah muncul, tinggal memberi checklist pada Pilih Menuan ‘Allow Remote Requests’, OK
Gunakan juga DNS Server tersebut untuk PC Billing &amp; PC Client Anda
Untuk lebih jelasnya tentang DNS silakan baca artikel ini Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik.

8. Mengganti TCP/IP PC-BILLING / PC CLIENT
Setting terlebih dahulu PC/Komputer yang digunakan untuk proses instalasi mikrotik anda. Caranya :
Buka Control Panel – Network Connection – Local Area Connection – Klik kanan &amp; Pilih Menu Properties – Internet Protocol (TCP/IP) – Properties.
Use the Following IP Address: IP Address = 192.168.0.2 Subnet Mask = 255.255.255.0 Gateway = 192.168.0.1
Use the Following DNS Server Addresses: Gunakan DNS Server &amp; Alternatif DNS Server yang ada pada setting DNS Tadi.
Setting Mangle TCP/UDP Port

9. Mengganti Time Zone pada NTP
Karena beberapa RouterBoard/Mikrotik tidak menggunakan Battere CMOS, agar zona waktu RouterBoard/Mikrotik berjalan normal maka harus kita setting.
Pada Winbox Pilih Menu System --&gt; NTP Client
Untuk lebih jelasnya silakan lihat disini Apa itu NTP? Setting NTP Client di Mikrotik.

10. Menambahkan konfigurasi Firewall NAT (Network Address Translation)
Pada Winbox Pilih Menu IP --&gt; Firewall --&gt; Tab NAT atau buka New Terminal dan ketik :
/ip firewall nat
add chain=srcnat src-address=192.168.0.0/24 out-interface=pppoe-speedy1 action=masquerade comment=”NAT from 192.168.0.0/24 output to Speedy”
add chain=srcnat src-address=192.168.0.2 out-interface=Lokal action=masquerade comment=” NAT from 192.168.0.2 output to Lokal”

Sampai disini Mikrotik RB750 anda seharusnya sudah bisa melakukan koneksi ke Internet, silahkan coba melakukan di Mikrotik nya dan coba browsing dari PC Client. Jika berhasil berarti Setingan sudah benar.

Oke, itulah tadi Setingan dasar Mikrotik RB750 untuk koneksi ke Speedy. Silakan dicoba dan semoga berhasil :)

</div>